Sinopsis Little Women Episode 1

Little Women sebuah drama yang mengisahkan tentang 3 orang wanita yang hidup dikota. Lihat juga disini untuk episode lengkapnya

Pada suatu hari.In Joo dan In Kyung berkumpul untuk merayakan ulang tahun adiknya. Adiknya In Hye pulang dan dikejutkan dengan sambutan ulang tahun. Mereka berdua menghadiahi adiknya dengan uang 2,5 juta won untuk berdarmawisata.

Diluar dugaan ternyata uang hadiah untuk adiknya itu diambil ibunya untuk pergi ke philipina menjenguk ayahnya yang sedang sakit.

In Joo dan In Kyung mengumpulkan uang lagi untuk memberi uang agar adiknya ikut darmawisata ke Eropa.

In Joo berusaha mendapatkan uang dengan meminta gajinya diawal bulan dikantor tempat ia bekerja. Tetapi ia tidak mendapatkannya. Ia malah dimarahinya.

Ia termasuk orang yang dikucilkan dilantai 13.

Ia kemudian menemui temannya dilantai 13 bernama Jin Hwa-young. Dia seorang penyuka anggrek. Dikantor ia bekerja sebagai ahli keuangan.

Mereka membicarakan mengapa seseorang dikucilkan. Ia menjelaskan kalau seseorang bisa dikucilkan bisa dilihat dari latar belakang keluarga dan pendidikan.

Temannya mengingat kalau ia adalah satu-satunya teman kerja yang datang saat ibunya meninggal. Bahkan hingga ibunya dikremasi. Disitu ia merasa hutang budi pada In Joo.

Disisi-lain In Kyung yang bekerja sebagai reporter. Ia berusaha untuk mendapatkan uang dengan melihat website pinjaman online dengan bunga 22,5%. Tapi saat itu juga ia mendapat telepon dari neneknya.

Si Nenek mendapat kabar kalau ibunya pergi keluar negeri. Dan menitipkan anak-anaknya pada nenek. Nenek ini orang tua yang kaya tetapi tidak disukai cucunya mereka bilang neneknya jahat.

***

Pada suatu saat Gwe Yun mengajak In Joo ke suatu tempat makan mewah. Ia meminta In Joo memakai pakaian yang bagus. In Joo malah terlihat menggunakan pakaian murah.

Di restoran mewah ini ia ditransfer sejumlah uang 1,25 juta won dan ia diminta menandatangani sejumlah berkas yang seperti formulir pendaftaran bank.

**

In Kyung tiba dirumah nenek untuk sarapan. Si Nenek mau memberikan uang 1,25 juta won dengan imbalan harus membantu nenek membacakan koran akhir pekan selama sebulan.

In Kyung bertemu dengan teman lama yang baru pulang dari luar negeri.

**

In Joo memberikan uang untuk adiknya berdarmawisata tetapi adiknya menolak. In Hye mengikuti seseorang dengan masuk sebuah mobil. In Joo mengikuti hingga tiba disuatu tempat.

...


 

Ada sebuah berita tentang Park Seung Ok tahanan yang ditahan karena kasus ia dituduh sebgai mata-mata selama 19 tahun. Dan baru dinyatakan tak bersalah setelah 30 tahun. Park Jae Sang datang meminta maaf atas kesalahan mertuanya sebagai komanda utama karena telah menahannya selama 30 tahun.

Sebagai kandidat calon walikota Seoul Park Ji Sang meminta maaf hingga keluarga korban memaafkannya. Ini ia lakukan tentu untuk menaikkan pamornya dimasyarakat.

Park Jae Sang sebagai pengacara elite terpuji karena melakukan hal ini. Menurut Ma-ri Untung dia mewakili partai Rakyat bukan Partai Kebebasan Korea. Mertuanya pernah menjabat sebagai komando utama tapi dia tidak memanfaatkan untuk karier politiknya. Makanya cukup meyakinkan.

Menurut Pemimpin Reporter Dia tahu bahwa Ideologi adalah pemikiran dominan.

Oh In Kyung berpendapat ia meragukan ketulusannya. Karena Ia adalah pengacara pihak bank dalam kasus Bank Tabungan Bobae. Modal Tabungan Bobae dibuat khusus pada rezim militer. Manusia bisa berbohong tapi uang tidak.

“Menurut analisa mahadata, Park Jae-sang akan menjadi wali kota. Jadi kita harus bersiap.”

“Aku akan mencari tahu peran park Jae-sang di pengadilan. Kita harus memeriksanya dulu.”

Pemimpin Reporter meminta Ma-ri dan In Kyung untuk memeriksa Park Jae-sang secara terpisah. karena ia orang yang menarik sekali.

---

In Joo melihat adiknya bertemu seorang Hyo-rin bersama Ibunya. Ibunya terlihat memberikan amplop berisi uang. In Joo menghapliri dan memperkenalkan kalau ia kakak tertua In Hye.

In Joo mengambil amplop di belakang In Hye dan menanyakannya. Ternyata uang. Ibu Hyo-rin menjelaskan kalau ia melihat lukisan In Hye dan menyukainya lalu ia meminta In Hye menemani Hyo rin belajar melukis. Atas ucapan terima kasih ia memberi sejumlah uang.

Tapi In Joo tidak terima dan mengembalikannya. Mereka pun pulang bersama.

Didalam mobil In Joo menjelaskan pada adiknya agar tidak mudah menerima uang pemberian orang karena ada orang suka memberi karena kita tampak miskin. Jika kita menerima mereka akan mengatakan kita pengemis dan mengasihani kita. Aku tak akan membiarkanmu mendengarkan perkataan itu.

---

In Joo mendapat pesan dari temannya Jin Hwa-young.

In Joo teman rahasiaku. Sejujurnya aku sama sekali tidak menghkawatirkan anggrek. Masalahnya adalah kau. Aku takut orang-orang dilantai 13 akan mengganggumu selama aku pergi. Aku melampirkan dokumen lantai 13 yang kukumpulkan selama ini. Jika kau lihat dengan saksama apapun yang mereka lakukan pasti akan membuatmu tertawa.

Hwa-Young juga mengajarkan agar jangan membungkuk berdirilah dengan tegak. Aku juga menyertakan tautan video untuk membantumu menegakkan bahu. Pesan jika aku pulang telat dari eropa tolong beri makan ikan yang ada dirumahku.


Sambil melatih tubuhnya In Joo kedatangan tamu. Ia adalah teman kerja Hwa-young namanya Cha Do-il. Do-il mengajak In Joo segera keruangan rapat dengan pesan agar tidak melewati lift tapi lewat tangga darurat saja usahakan jangan berpapasan.

Di Kantor In Kyung tampak sibuk memeriksa berkas pengadilan kasus tabungan Bobae. Setelah mendapatkan hasilnya ia melaporkan pada atasannya. Berikut percakapannya.

In Kyoung menerima surat elektronik dari pengadilan tentang kasus Tabungan Bank Bobae dari keponakan Kim Dal Su yang bunuh diri. Selama berada dirumah sakit ia menangis terus karena takut mati. Namun setelah bertemu dan berbicara dengan pengacara, dia ditemukan meninggal dikamar mandi dengan jarum suntik. Dan pengacara itu adalah Park Jae-sang. Lalu aku menyelidikinya aku langsung dapat respons.



 

Setelah membaca catatan pengadilan kemarin Ada 32 orang digugat dalam kasus Bank Tabungan Bobae. Empat diantaranya bunuh diri. Dari belasan pengacara yang menangani kasus ini, hanya Park jae-sang yang menangani 4 orang ini. . Bukankah ini artinya ada sesuatu?

Percuma jika tidak ada bukti kuat.



Aku buat bagan untuk mengetahui siapa yang diuntungkan. Inti dari kasus Bank Tabungan Bobae adalah hilangnya uang 400 miliar won yang di setorkan 30.000 orang. Diantaranya 140 miliar won mengalir kesatu orang. Kematian 4 orang ini menghapus 140 miliar won. Uang itu pergi kemana? 

Direktur utama Industri Won-ryeong yang merencanakan pembiayaan proyek. Putra Jendral Won Gi-seon, dan kakak lali-laki dari istri Park Jae Sang.

Semua uang itu mengalir ke orang ini?

Begitulah menurut pengamatanku

Secepat apa kau bisa memberi kepastian. Kuselidiki dulu empat kasus bunuh diri itu. Akan kulakukan secepatnya.

Kau tahu aku tak menyukaimu kan.

Ya.

Aku hanya pernah berfikir sekali bahwa kau reporter yang baik saat badai Catherine. Lakukan yang terbaik.

--



Dalam peluncuran Yayasan Park Jae-sang Fondation. Ia menceritakan latar belakang ayahnya hingga menjadi alasan di mendirikan yayasan tersebut. Yayasan tersebut bertujuan menjadi ayah Kaya untuk anak miskin yang ingin meraih pendidikan lebih tinggi.

Reporter Ma-ri bertanya apa kau mencalonkan diri sebagai walikota seoul dari partai rakyat?

Aku hanya menerima pertanyaan mengenai yayasan hari ini. Aku mendirikan yayasan bukan atas dasar aku masuk ke dunia politik. Tapi aku akan mengembalikan apa yang aku terima selama ini. Terlepas apakah aku mencalonkan diri atau tidak. Yayasan Park Jae-sang akan terus berjalan.

In Kyung juga bertanya tetapi ia menanyakan kasus Bank Tabungan Bobae selama Park Jae-sang menjadi pengacara.

Kau pengacara kasus tabungan Bobae kan? Dari 32 orang tergugat empat orang yang kau bela meninggal karena bunuh diri. Bagaimana tanggapanmu mengenai masalah ini?

Entahlah, aku hanya bisa menjawab bahwa aku adalah salah satau dari 13 orang pengacara firma Hukum Hwang dan Moon yang menangani kasus itu.

Aku tahu 13 orang pengacara dibagi untuk membela 4 orang yang tergugat. Namun hanya kau yang membela keempat orang tersebut. Apa ini hanya kebetulan?

Tanpa menjawab Park Jae Sang lalu menanyakan namanya.

Aku In Kyung dari OBN.

Setelah acara selesai In Kyung ke kamar mandi dan berkumur kumur. Keluar dari kamar mandi ia berpapasan dengan Park jae-sang. Park jae Sang pun menyapanya. Sehingga terjadi percakapan.

Kasus Bank Tabungan Bobae itu kasus empat tahun lalu. Mengapa kau tiba-tiba membahas masalah itu?

Aku reporter yang meliput kasus itu. Saat mengunjungi kantor polisi aku baru tahu untuk kali pertama ada banyak orang yang bunuh diri. Ada ayah sudah tua meninggal, putra yang kerja diperusahaan meninggal, ada ibu buka toko menginggal. Ada banyak kisah yang sama tahun itu. Rakyat biasa yang menitipkan uang mereka untuk mendapatkan bunga lebih banyak.

Menyentuh sekali. Apa kau saat ini Menangis? Suara napasmu agak aneh. Apa kau minum miras disiang hari?

Disuasana yang lain terlihat In Joo makan bersama Cha Do-il di kantin. Teman-teman kerja melihat dan mempertanyakan apakah mereka saling mengenal? Entahlah.

Disini Cha Do-il menceritakan kalau Hwa-young sesekali menceritakan In Joo bahwa dia adalah orang yang di kucilkan. Makanya In Joo dan Hwa Young berteman.

Nona Oh Hwa Young tidk bisa dihubungi.

Apa maksudmu?

Dia seharusnya sudah sampai ke Korea. Dia pasti sudah menghubungiku jika sudah sampai.

In Joo pun menghubungi ponselnya. Dan benar saja tidak ada jawaban.

In Joo bergegas pergi kealamat rumah Hwa-young karena sudah tidak bisa dihubungi. Sesampainya dirumah Hwa young ia menekan bel, mengetuk pintu tapi tidak ada respon. Akhirnya ia masuk menggunakan kode kunci yang telah diberikan Hwa Young sebelumnya.

Tujuan In-Joo kerumah Hwa young adalah ingin memberi makan ikannya yang dipesan beberapa hari sebelumnya.

Betapa terkejutnya In Joo melihat lemari pakaian tergantung Hwa-young yang sudah tidak bernyawa. Hwa young mati bunuh diri. In Joo terkejut hingga tak bisa berkata apa-apa.

Berita meninggalnya Hwa young masuk ke media tv. Menurut catatan rumah sakit In Kyung sehari sebelumnya melakukan operasi plastik. Ia menulis surat keterangan medis karena akan pergi keluar negeri.
---

Reporter In Kyung mabuk saat konferesi press menjadi topik pembicaraan dikantornya. Ma-ri yang tidak suka langsung melaporkan pada atasannya dan memeriksa meja kerjanya. Hasilnya ditemukan banyak stok minuman alkohol di meja In-Kyung.

--

Saat masuk kerja Kantor. In joo mendengar orang-orang membicarakan Hwa young. Karena tidak terima Injoo langsung membuka rahasia yang ia ketahui tentang rekan kerjanya termasuk Bu Hwang.

In-Joo pun membaca rahasia-rahasia rekan kerjanya itu.

Saat membaca rahasia teman kerjanya itu Bu Hwang merampas kertas ditangannya. Tapi apa yang ada dikertas itu sudah di uploadnya ke intranet sehingga semua orang bisa melihatnya.

Saat sedang percekcokan itu datanglah direktur shin. Memberi tahu ada kompetisi anggrek internasional di Singapura. Pemimpin ingin membeli anggrek yang menang medali emas. Dan Hwo -young tahu banyak tentang anggrek.

Oh In-joo pun dipanggil keruangan.


Sepertinya kau sangat syok On in jooo. Aku juga sangat syok. Aku tak menyangka pencuri itu mengambil uang dibelakangku. Selama 15 tahun Aku baru tahu dia mencuri 70 miliar won dari rekening kantor eropa.

Tidak mungkin. Kenapa orang seperti Hwa-young butuh uang sebanyak itu?

Bagaimana kau tahu perusahaan kehilangan 70 miliar won?

Jika aku tak sengaja memeriksa buku kas, di mungkin sedang makan makanan enak di singapura. Begitu aku mengancam akan melaporkannya kepolisi dia memanfaatkan dan membuat ini. Menjadi surat bunuh diri.

Dia merencanakan ini dengan matang. Kami masih belum tahu berapa kerugian yang di timbulkan. Karena ini dana gelap, ada banyak yang harus kami selidiki sebelum melaporkannya kepolisi. Kudengar kau cukup dengan pencuri itu.kabarkan semua yang kau tahu. Semuanya akan terungkap begitu polisi menyelidikinya. Hanya kau yang bisa membantu kami. Kau tahu cara kerja Jin Hwa-young. Dan hanya kau yang dekat secara personal.

Maksudmu, kau ingin minta bantuanku untuk menemukan dana ilegal?

Aku minta maaf. Aku tak ingin melakukannya. Aku berniat mengundurkan diri hari ini. Kuanggap kita tak pernah bicara mengenai masalah ini.

In Joo pun menyerahkan surat pengunduran diri dan bergegas meninggalkan ruangan.

--

Seberapa jauh orang berada dititik terendah, bisa naik? Sayang sekali. Padahal aku bisa menunjukkannya jika bertahan sepekan lagi.

Aku menyaksikan dia berkumur berkali-kali dalam sehari. Setidaknya lima atau enam kali sehari.

Apa kau mengaku bahwa kau menderita alkoholisme?

Ya.

Apa kau bersedia untuk menjalani perawatan?

Ya

Nona Oh In-Kyung, kau diskors karena sudah merusak martabat dan reputasi OBN dengan mengonsumsi alkohol secara berlebihan selama jam kerja.

Pada suatu hari In-joo menerima telepon tentang pemberitahuan bakwa dia mendapat kartu keanggotaan yoga. Ia diminta datang pada suatu waktu untuk berolahraga.

Oh In Joopun datang ke tempat Yoga tersebut dan diberi kunci lokernya., Ia terlihat tersandar didepan loker karena merasa tak percaya Hwa-Young meninggal. Ia membuka loker dan melihat sebuah tas besar. Saat mencoba mengangkat tas tersebut ia terkejut karena tasnya sangat berat.



Taspun dibuka terlihat sepatu mewah yang pernah ia pinjam dulu. Disana ada amplop berisi ucapan terima kasih telah menjadi temannya dan ucapan semoga In-joo bisa tinggal di apartemen besar bersama adik-adiknya.

Lebih terkejut lagi ia melihat tas besar itu ternyata isinya uang sejumlah 2 miliar won. Ia Syok, menangis haru. Melihat uang yang begitu banyak.

Bersambung di Episode 2

Next Post Previous Post