Sinopsis Little Women Episode 7 part 1

Prediksi Drama Korea Little Women Episode


Little Women menjadi Drama korea yang paling banyak ditunggu akhir-akhir ini. Drama korea on demand ini menarik perhatian karena cerita yang disuguhkan cukup seru dan menegangkan. Banyak misteri yang ada di Drama Korea yang satu ini.

Pada Episode 6 ada kejadian yang menjadi teka-teki. Siapa yang membuat penonton penasaran bagaimanakah selanjutnya. Yaitu Nenek Oh-Seo mati berada dipangkuan In-Joo. Apakah In-joo yang membunuh ataukan ada hal lain sehingga si nenek menjadi meninggal,

Hal ini diketahui oleh In-Kyung. Episode 6 pun berakhir. Hal ini menjadi tanda tanya besar, apakah In-Joo ataukah ada hal lain.

Park Jae-sang kini berada diatas angin. Setelah pembelaannya mengenai warisan ayah yang katanya memiliki 8 real estate diakui dan dikatakan bahwa hasil penjualan real estate itulah yang dijadikan dana yayasan Park Jae-sang. Masyarakat pun menyukai dan membuat rating Park Jae-sang sebagai kandidat walikota Seoul meningkat.

Ini semua atas ulah In-Kyung yang menanyakan warisan ayah Park Jae-sang. Sehingga Park Jae-sang menjadi lebih populer.

In-Joo pada episode 7 ini sepertinya akan ke Singapura untuk menggantikannya dalam jual beli anggrek internasional. Disisi lain Cha Do-il ingin menjalankan rencananya untuk memindahkan aset atas nama In-Joo ke perusahaan cangkang baru atas nama yang sama. Sehingga aset inilah yang akan diambil keluar negeri.

Tidak ada yang berubah dengan In-Hye. Ia masih bersama Hyo-rin dalam kesehariannya. Di Episode 7 ini ia akan sekolah keluar negeri. Tapi apakah ini akan berhasul lancar sesuai rencana. Kita lihat saja lanjutannya.

Apa yang terjadi dengan In-Kyung masih menjadi misteri berikutnya. Setelah ia dipecat dari kantor berita OBN dan setelah diangkat menjadi direktur di perusahaan neneknya. Sementara itu neneknya sudah meninggal. Ini akan menjadi tanda tanya besar.

Mungkin ini saja prediksi ku di episode 7 Drama Little Women. Bagaimana komentar anda.?

 

Sinopsis Little Women Episode 7

Episode 7 Ini dimulai dengan Nenek terlihat bersimbah darah di pangkuan In-Joo. Saat In-Kyung datang semua sudah terjadi. Nenek sudah tiada. Ditangan In-Joo sudah penuh dengan darah. Ia seperti tidak sadar karena sebelumnya mencium bunga anggrek itu.

In-joo tampak menyesal mengapa menerima anggrek itu dan mengaku terlalu terobsesi dengan uang.

Choi Do-il tergesa gesa dan masuk semua sudah terjadi. In-Joo pun pingsan tak sadarkan diri. Dilokasi kejadian juga terlihat ada setangkai anggrek biru yang misterius.



Oh Hye-seok Dikremasikan tampak seluruh keluarga hadir. Termasuk Choi Do-il, Won Sang A dan adiknya Oh I n-hye.

Won Sang-A menghampiri In-Joo bercerita kalau dia dan pemimpin Oh Hye-seok saling kenal. Ia sering datang waktu kecil sebagai perawat kami. Dia orang yang berada disisinya ketika ibu nya meninggal.



In-Joo bertanya kenapa ia memberikan anggrek padanya? Apa yang sebenarnya ia inginkan? Won Sang A menjawab sebagai tanda pertemanan saja. Tapi dengn kejadian itu ia tidak akan mempercayai Won Sang A lagi.



Setelah kematian nenek Notarispun mengumumkan surat wasiat di hadapan keluarga besar termasuk In-Kyung. Total Aset 28 miliar won. Semua aset diwariskan kepada cucu sepupunya Oh In-Kyung. Sedangkan sisanya dibagikan secara adil sesuai hukum warisan. Sementara utang hipotek 12miliar. Pinjaman kredit dan agunan perwalian 19,5 miliar won. Jadi lebih besar utang dari pada asetnya. Karena itu tidak ada anggota keluarga yang menerima makanya In-Kyung yang mengambil semuanya termasuk aset dan utangnya.



In-Joo menanyakan perihal anggrek pada Do-il. Karena sebelumnya ia telah memperingatkan bahaya pada malam itu. Menurut In-Joo Do-il tahu sesuatu. Tapi Do-il tidak menjawab. In-joo juga mengancam tidak akan ke Singapura. Tapi Do-Il tetap dingin .



In-joo juga menawarkan kesepakatan 90-10 bahkan 100 persen jika berhasil menangkap dan memenjarakan pembunuh Hwa-young dan nenek Oh Hye-seong. Tapi Do-il tetap pada persetujuan semula 60-40dan meminta In-joo mempersiapkan diri jika suatu saat diperlukan ke Singapura.





In-Kyung tak menyangka nenek bangkrut karenanya. Tapi in-Joo bertanggung jawab jika kematian nenek karena seseorang.



Semua kunci, sandi rekening telah diberikan notaris kepada In-kyung. Dan hanya ada satu yang aneh berbentuk kartu, tapi tidak ada keterangan apa-apa. Kartu tersebt dimasukkan kedalam dompet cokelat. Saat ditanya kepada notaris, ia juga tidak tahu.

In-Kyung masuk kekamarnya dan memeriksa apa yang ada disana. Dia menemukan foto-foto lama dan foto kenangannya bersama nenek. Saat itu In-Kyung dihubungi In-Joo agar melihat berita penangkapan pembunuh nenek .

Pembunuh mengaku telah mempersiapkan ini selama 2 tahun dengan bekerja di tempat nenek. Ia merasa ditipu oleh nenek atas informasi real estate hanrganya akan selalu naik ternyata tidak dan dia rugi sehingga dia dendam pada nenek. Diakhir video rekaman itu terlihat dia memegangi anggrek biru beracun.



Ibu Go datang pada Do-il karena ada kecelakaan truk sampah yang dicurigai ulah Do-il. Kecelakaan itu mengakibatkan mereka harus dirawat 12 pekan dan direhabitasi selama 8 bulan. Korban baru menikah dan yang satu punya anak.

Do-il mengaku bisa melakukannya karena sudah diperingatkan untuk tidak mengganggu In-Joo. Tapi Ibu Go tidak mengakuinya ia tidak tahu apa-apa. Kalau begitu cepat cari tau apa yang terjadi.

Do-il mengatakan aku belum melakukan apa-apa. Sudah mendapatkan mutasi rekeningmu, bawahanmu dan keluarganya. Kau tahu park Jae-sang sangat kejam masalah uang. Jika terungkap kau mengambil dana hijau seorang diri, Bagaimana respon pak Park, rekanmu yang baru menikah dan yang punya anak? Kurasa pak Park akan mengataimu penghianat. Cari tahu selanjutnya kemungkinan kau yang akan di rehabilitasi.

Dengan ucapan Do-il itu Ibu Go terkejut. Dan dia sekarang kini tertekan. Kartu Asnya kini sudah ditangan Do-il.



In-Kyung tampak mencari seuatu di ruangannya. Ia dibantu sahabatnya Jong-Oh dan saudaranya In-Joo. Jong-oh kemudian mengukur ruangan dan menggambarkannya dikertas. Ternyata ditemukan ada ruang rahasia disitu. Ruangan yang tidak memiliki pintu.

In-kyung memperhatikan rak buku tersebut dan mencurigainya. Lalu ia mengambil kartu yang ada didompet kemariin dan menempelkannya. Akhirnya terbuka ruangan baru. Setelah diperiksa ditemukan anggrek biru didalam laci.



In-Kyung menghirup bunga itu dan keluar ruangan. Ia mengatakan kepada In-Joo Bahwa dia harus menulis artikel tentang anggrek biru dan mengungkap komunitas Jongreon. Siapa mereka, Bagaimana mereka saling terhubung, dan siapa yang membunuh nenek kita. Jika aku tidak menulis artikel tersebuh mungkin aku yang akan terbunuh.



Jong Ho menjawab apa masyarakat akan percaya kita tidak punya bukti kuat.

In-Joo pun menjawab. Bahwa dia punya uang 70 miliar di Singapura.

Apa 70 miliar won? Milik Hwa Young?

Ada di rekening bank Singapura atas namaku. Karena hanya aku yang bisa mengambilnya, Jadi itu milikku. Aku akan pergi mengambilnya pekan depan. Aku tau kau membencinya. Tapi kita membutuhkannya untuk pergi ke tempat yang aman setelah kau menerbitkan artikel tersebut.

Ayo ke Singapura bersama In-hye.

Lalu aku akan memberimu buku kas itu. Kau bisa menggunakannya untuk menilis artikel dan menghancurkan orang-orang itu. Bagaimana?



Jong-oh bertanya bagaimana dengan ku aku juga dalam bahaya.

In-Kyung menyetujii dan bersalaman dengan In-joo.



Park Jae-sang terpilih sebagai kandidat walikota seoul. Ia berhasil maju mencalonkan diri menjadi kandidat walikota seoul. Ia berpidato memberi semangat kepada pendukungnya agar bisa terpilih. Kalimat pidatonya mirip dengan pidato Jendral Won-seon. Setelah membandingkan dua video tersebut terlihat ada nenek mereka di tentara Seoul untuk perang vietnam.



Jae-sang menanyakan Saat Ibu Won menghadiri pemakaman Nenek Oh Hye-Seok seharusnya menghadiri penyandang disabilitas. Jae Sang mengatakan kalau ia harus membantunya karena posisi ini untuk istrinya. Ia ingin menjadi presiden untuk mencintainya. Park jae-sang mengininkannya malam ini. Tapi istrinya menolak.

Seperti biasa istrinya ingin keluar rumah karena bertengkar. Tapi tidak untuk malam ini. Jae-sang meminta anak buahnya menangkap dan kemudian mengurung istrinya.



Hyo-RIN Yang takut diajak In-Hye ke ruang dimana ia ingin kunjungi saat masih kecil. Diruangan ini ia melihat inspirasi sehingga menjadi lukisan.

Foto13

Hyo rin membuka sebuah mainan lama. Sebuah diorama kamar dengan beberapa gantungan baju mirip apa yang dilukis oleh Hyo-rin.



Dirumah ini mereka mencari domuken pendukung tentang masa lalu nenek. Ditemukan nenek pernah ikut perang vietnam. Dan 12 orang itu ada dalam sebuah rumah sakit. Semua ada disana termasuk Jendral Won Gi-seon.

Yang tersisa dari 12 orang itu adalah Choi Hee Je. In-Kyung ingin menemuinya. Anaknya adalah Choi Do-il. Ia ingin menemui Ibunya.

Lanjut ke Episode 7 Part 2

Next Post Previous Post